Archive for February, 2011:

Belajar dari Mereka yang Mampu Berempati

Oleh A Budi KurniAwan Kompas, 18 Feb 2011. Pada saat banyak orang bersikukuh tentang ajaran agama, muncul sebuah kelompok akademik yang justru melihat secara kritis bagaimana agama-agama mampu berperan bagi masyarakat. Ternyata, studi yang bisa jadi belum lazim di Indonesia itu justru mampu membuka wawasan dan bukan hujatan terhadap aneka ragam agama dan keyakinan yang […]

Tags: , ,

Comments (134)

Tambang Merusak Sawah

SAMARINDA, KOMPAS – Aktivitas tambang batu bara di Kelurahan Makroman, Kecamatan Sambutan, Samarinda, Kalimantan Timur, merusak persawahan dan kolam ikan milik warga sekitar. Akibatnya, sebagian sawah gagal panen. Puluhan hektar sawah yang terdapat di RT 13 dan RT 15 rusak karena

Tags: , , ,

Comments (45)

Hak Buruh Mulai Digusur

(kompas, 18 Feb. 11) IDAHO, KAMIS – Walaupun diprotes keras, dua rancangan undang-undang yang bertujuan melemahkan hak-hak serikat pekerja di Negara Bagian Idaho, AS, berhasil melewati ujian pertama, Rabu (16/2), di tingkat komisi. Rancangan undang-undang (RUU) itu jika lolos memang direncanakan berlaku untuk Idaho. Akan tetapi, hal itu merupakan refleksi dari keadaan makro yang memperlihatkan

Tags: , , , ,

Comments (250)

Peternak Unggas Mandiri Menjerit

(Kompas, 18 Feb. 11) Jakarta, Kompas – Harga jual ayam pedaging terus merosot sejak lima bulan terakhir. Di sisi lain, harga pakan dan bibit ayam terus naik. Peternak mandiri dan kemitraan berharap pemerintah turun tangan menyelamatkan industri peternakan nasional. Hal itu diungkapkan Ketua Umum Perhimpunan Peternak Unggas Nusantara Sigit Prabowo, Kamis (17/2) di Bogor, Jawa […]

Tags: , , , ,

Comments (54)

Produksi Padi Turun 30 Persen

Kompas 18 Feb. 11 Jakarta, Kompas – Produksi padi musim panen pertama tahun ini di sejumlah daerah di Sumatera, Jawa, dan Sulawesi diperkirakan turun sekitar 30 persen dibandingkan dengan kondisi normal. Cuaca yang tak menentu menjadi penyebab munculnya sejumlah hama hingga menurunkan produksi. Berdasarkan pantauan Kompas di sejumlah daerah, Kamis (17/2), penurunan produksi padi bervariasi […]

Tags: , ,

Comments (3)

Menyuluh adalah Mengabdi

(KOMPAS, 13 Feb 2011) Ketika wilayah radius 17,5 kilometer dari Gunung Merapi harus dikosongkan, Frans Hero Making bertahan di Balai Besar Benih, Ngemplak, Sleman, DI Yogyakarta. Dia memilih menjaga benih ikan daripada lari menyelamatkan diri dari ancaman letusan gunung itu. ”Saya sampai dibilang gila oleh aparat keamanan yang bertugas mengevakuasi warga karena ngotot bertahan di […]

Tags: , ,

Comments (143)

Sepenggal Jalan Menuju Perubahan

(KOMPAS, 17 Feb 2011) Panjang jalan itu hanya 7 kilometer. Namun, untuk melaluinya dibutuhkan waktu hingga hampir 1,5 jam. Buruknya kondisi jalan membuat perubahan sulit terwujud di desa yang statusnya masih tertinggal, yakni Desa Saleman, Kecamatan Seram Utara Barat, Kabupaten Maluku Tengah, Maluku. Tak heran usaha

Tags: , , , ,

Comments (230)

Kerukunan, Belajarlah Di Kaki Merapi

Kompas, 16-02-2011 Ayo rukun, rukun, rukun bersatu/ayo rukun, rukun, rukun bersatu Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh/ayo rukun, rukun bersatu Beda suku itu kawan/beda kulit bukan musuh/kita semua satu bangsa Indonesia Beda adat tidak soal/beda budaya tidak masalah/Indonesia Bhinneka Tunggal Ika Syair lagu berjudul ”Ayo Rukun Bersatu” karangan D Martama ini dinyanyikan

Tags: , , , ,

Comments (602)

Terumbu Karang Sulawesi Tenggara Terancam

KENDARI, KOMPAS (16-02-2011) – Kekayaan ekosistem terumbu karang di Sulawesi Tenggara terancam ulah manusia, terutama aktivitas pengeboman dan pembiusan ikan dengan potasium. Di sisi lain, upaya penegakan hukum tak maksimal karena minimnya anggaran pengawasan. Selain bom dan potasium, kerusakan terumbu karang dipicu

Tags: , , ,

Comments (247)

Kasus Susu Berbakteri IPB Belum Mau Mengumumkan

Kompas 18 Feb. 11 Jakarta, Kompas – Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat gagal memaksa Kementerian Kesehatan, Badan Pengawas Obat dan Makanan, serta Institut Pertanian Bogor untuk mengumumkan merek susuk formula yang tercemar bakteri Enterobacter sakazakii. Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih dan Kepala Badan POM Kustantinah

Tags: , , , ,

Comments (296)